Kriminal

Gas Air Mata Diterbangkan di Manggarai: Situasi Mencekam Akibat Bentrok Massa di Bawah Rel

Kawasan Kolong Manggarai kembali menjadi ajang bentrokan antarwarga pada Jumat siang. Insiden yang melibatkan puluhan orang ini memaksa aparat kepolisian menggunakan tindakan tegas untuk mengembalikan ketertiban dan keamanan di lokasi.

Penulis:adit
5 Januari 2026
Gas Air Mata Diterbangkan di Manggarai: Situasi Mencekam Akibat Bentrok Massa di Bawah Rel

Suasana Jumat sore di kawasan Kolong Manggarai, Jakarta Selatan, berubah menjadi mencekam pada tanggal 2 Januari. Di bawah struktur rel kereta api yang menjadi ciri khas wilayah tersebut, terjadi bentrokan fisik antara dua kelompok warga yang berlangsung dalam durasi cukup panjang. Insiden ini bukan hanya mengganggu ketenangan warga setempat, tetapi juga menciptakan kepanikan di antara pengendara dan pejalan kaki yang sedang melintas.

Berdasarkan pantauan di lokasi, konflik tersebut melibatkan sekitar puluhan orang yang saling berhadap-hadapan. Aksi saling melempar benda keras seperti batu serta meledakkan petasan membuat area sekitar terdengar riuh oleh suara teriakan dan dentuman. Sejumlah penduduk yang tinggal berdekatan dengan lokasi bentrok memilih untuk mengunci pintu rumah dan menjauh dari jendela guna menghindari kemungkinan terkena lemparan atau material berbahaya lainnya.

Merespons situasi yang semakin tidak terkendali, aparat kepolisian bersama dengan satuan Brimob segera bergerak menuju titik kejadian. Setelah upaya persuasif dinilai tidak cukup efektif untuk meredakan ketegangan, petugas terpaksa mengeluarkan gas air mata guna membubarkan kerumunan massa yang masih menunjukkan perlawanan. Langkah ini akhirnya berhasil meredam konflik, sehingga aktivitas lalu lintas yang sempat terhambat dapat kembali berjalan normal secara bertahap.

Meskipun tidak ada korban jiwa yang dilaporkan secara resmi, peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan kawasan Manggarai sebagai salah satu titik rawan konflik sosial di Ibu Kota. Sejarah panjang kawasan padat penduduk ini sering kali diwarnai dengan ketegangan antar-kelompok, sehingga masyarakat setempat berharap adanya intervensi lebih serius dari pihak berwenang untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.

Kepolisian setempat melalui pernyataannya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ketenangan dan tidak terpancing oleh isu atau provokasi yang dapat memicu konflik. Mereka menekankan pentingnya sinergi antara pendekatan keamanan dan upaya sosial-budaya dalam menciptakan lingkungan yang harmonis, terutama di wilayah-wilayah dengan dinamika sosial yang kompleks seperti Manggarai.

Dipublikasikan: 5 Januari 2026, 08:39
Diperbarui: 16 Januari 2026, 12:39