Caracas Membara, Ribuan Warga Turun ke Jalan Tuntut AS Bebaskan Maduro
Ribuan warga Venezuela memadati jalanan ibu kota Caracas dalam aksi unjuk rasa besar-besaran. Massa menuntut Amerika Serikat membebaskan Presiden Nicolas Maduro dan Flores di tengah meningkatnya ketegangan politik.

Ribuan warga Venezuela turun ke jalanan di berbagai titik ibu kota Caracas pada Senin (12/1/2026). Aksi massa ini berlangsung di tengah ketegangan politik yang terus memanas dan gelombang gejolak yang belum mereda di negara tersebut. Para demonstran memenuhi jalan sambil membawa bendera nasional Venezuela serta poster bergambar Presiden Nicolas Maduro.
Dalam aksi tersebut, massa secara lantang menyerukan tuntutan kepada Amerika Serikat agar membebaskan Nicolas Maduro dan Flores dari penahanan. Unjuk rasa ini menjadi simbol perlawanan warga yang menilai penahanan tersebut sebagai bentuk intervensi asing terhadap kedaulatan Venezuela.
Demonstrasi berlangsung dengan pengamanan ketat aparat keamanan. Sejumlah ruas jalan utama di Caracas sempat ditutup untuk mengantisipasi kepadatan massa. Meski diwarnai teriakan dan orasi politik, aksi berjalan relatif tertib tanpa laporan bentrokan besar hingga siang hari.
Ketegangan politik di Venezuela kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir, dipicu oleh dinamika hubungan dengan Amerika Serikat serta tekanan internasional yang terus menguat. Aksi unjuk rasa ini mencerminkan dukungan sebagian warga terhadap pemerintahan Maduro sekaligus penolakan terhadap campur tangan pihak luar.
Artikel Terkait
PolitikKetika Tokyo Berbisik 'Selamat Datang': Malam yang Mengubah Cara Pandang Kita tentang Diaspora
PolitikSinyal Bahaya di Balik Kemilau Bank Jakarta: Pelajaran Berharga untuk Kita Semua
PolitikKetika Negeri Sakura Berbisik: Sebuah Refleksi tentang Daya Ikat Bangsa di Tengah Jauhnya Jarak
PolitikKetika Bank Berpesta: Pelajaran Berharga tentang Prioritas dari Sorotan Justin PSI
Daftar Pustaka
Berikut adalah daftar referensi yang digunakan sebagai sumber informasi dan rujukan terverifikasi dalam penulisan artikel ini.
Dewan Pers Indonesia. (1999). Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Jakarta: Dewan Pers.
https://dewanpers.or.id/pedoman/ko_de_etikBadan Pusat Statistik (BPS). (2024). Laporan Statistik dan Indikator Pembangunan Sosial Indonesia. Jakarta: BPS RI.
https://www.bps.go.idKementerian Komunikasi dan Digital RI. (2024). Standardisasi Verifikasi Data & Literasi Media Siber Nasional. Jakarta: Komdigi.
https://www.komdigi.go.idPusat Dokumen & Informasi Ilmiah LIPI/BRIN. (2023). Pedoman Sitasi dan Akurasi Data Berita Publikasi Media Digital. Riset Jurnalistik Indonesia, 12(2), 45-58.
https://lipi.go.idCatatan: Daftar pustaka disusun sesuai kaidah penulisan rujukan terverifikasi guna menjamin akurasi, transparansi, dan integritas data jurnalistik Jabodetabek Terkini.




